Keutamaan dan Waktu Terbaik Membaca dan Mengkhatamkan Alquran

Sahabat Nusantara Mengaji, Mengapa kita dianjurkan membaca Alquran? Mengapa orang yang membaca Alquran disebut mereka yang beruntung? Yuk simak keutamaan membaca Alquran berikut ini.

Bismillahirrahmanirrahim,

Membaca Alquran memiliki keutamaan di atas zikir dan doa lainnya. Disebutkan oleh Imam Nawawi (Ulama Damaskus/Suriah, w 676 H) bahwa membaca Alquran merupakan zikir paling utama. Tentu diiringi dengan mentadabburi (merenungi kandungan) bacaan tersebut dan mengamalkannya. Firman Allah SWT.

Artinya:Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan (merenungkan) ayat-ayatNya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran. (QS. Shaad : ayat 29).

Meski bagi kita sulit memahami kandungan ayat, namun adab (tata krama) dalam membacanya sangat membantu seseorang meresapi kedekatan dirinya dengan Alquran.

Selain sebagai zikir paling utama, keistimewaan membaca Alquran sangat jelas disebutkan di dalam Alquran dan sabda Rasulullah SAW, yaitu :

Allah melipatgandakan pahala orang yang membaca Alquran sebanyak sepuluh kali lipat.

Informasi ini kita peroleh dari Abdullah bin Masud RA, ia berkata : “Rasulullah SAW pernah bersabda, barangsiapa membaca satu huruf dari Alquran maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan itu dilipatkgandakan sepuluh, saya (kata Rasulullah) tidak berkata aliflammim itu satu huruf, namun alif itu satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf.”

Pahala yang sempurna dan tambahan karunia dari Allah SWT.

Hal ini dapat kita ketahui dari firman Allah berikut ini.

Artinya:Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi.

Agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri. (QS Faathir 29-30)

Para malaikat ikut mendoakan.

Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Rasulullah SAW bahwa Allah juga sangat mengutamakan orang-orang yang membaca Alquran dengan cara mengirimkan para malaikat untuk turut berdoa bersama mereka.

Dari Humaid Al Araj RA berkata : “Barangsiapa membaca Alquran kemudian berdoa, maka 4.000 malaikat mengaminkan doa’nya”. (H.R. Addarimi)

Keempat, Penyelamat (pemberi Syafa’at) di akhirat. Selain itu, bacaan Alquran menjadi penyelamat bagi para pembacanya kelak dihari akhir, sebagaimana disampaikan dalam hadits riwayat at-Turmudzi, yang artinya :

Dari Umamah Albahili sesungguhnya Rasulullah bersabda : “Bacalah Alquran sesungguhnya kelak di hari kiamat Alquran akan datang sebagai pembawa syafa’at bagi pembacanya.”

Sungguh orang yang gemar membaca Alquran adalah orang-orang pilihan dan mereka yang utama. Yuk, gemar membaca dan mengkhatamkan Alquran. Semoga Bermanfaat. (Nusantara Mengaji)

Waktu Terbaik Membaca dan Mengkhatamkan Alquran

Membaca dan mengkhatamkan Alquran menjadi berkah bagi umur dan kehidupan (QS. Shaad (38) : 29). Namun sebab kesibukan jangankan membaca, menyentuhnya saja luput dari perhatian. Tak heran bila serasa waktu cepat berlalu, getar penyesalanpun tiba.

Penyesalan memang tempatnya sering di akhir, karena bila di depan itu namanya pendaftaran. Kini beruntung hidayah itu hadir saat kita membaca tulisan ini, dalam bentuk niat dan kesadaran. Akhir segalanya pun sirna (sengaja sembunyikan kalimat “akhir segalanya ditunda”). Wahai engkau kalam Agung, Alquran yang mulia. Kami hadir.

Sahabat Nusantara Mengaji, para Pencinta Alquran. Meski ibadah sunnah tak mesti dilakukan oleh seseorang sepanjang waktu dan keadaan, Allah SWT sediakan waktu tertentu sebagai kesempatan ibadah berkualitas. Itulah yang disebut waktu-waktu utama dalam ibadah. Kita masih berkesempatan menjadi pencinta Alquran, didukung oleh waktu berkualitas. Yuk simak waktu terbaik dalam membaca dan mengkhatamkan Alquran.

Imam Nawawi (Ulama Damaskus/Suriah, w 676 H) dalam kitabnya Al-Adzkar menyebutkan bahwa waktu terbaik membaca Alquran di bagi menjadi tiga bagian, yakni Jam, hari dan bulan.

Pertama, Jam.

Waktu atau jam utama dalam membaca Alquran secara berurutan adalah sebagai berikut :

Di saat mendirikan shalat. (menurt mazhab syafi’i dan lainnya, sesungguhnya lama berdiri saat sholat sebab membaca ayat (setelah Alfatihah) lebih utama dari pada memanjangkan waktu sujud, demikian gerakan lainnya.
Waktu malam. Utamanya saat akhir sepertiga malam dibanding awal sepertiga malam.
Antara waktu maghrib sampai Isya (disunnahkan)
Siang hari. Utamanya setelah shalat Subuh.
Sebagai catatan bahwa bukan berarti membaca Alquran selain waktu-waktu di atas dihukumi makruh.

Kedua, Hari.

Adapun hari utama dalam membaca Alquran di antaranya :

  • Jum’at
  • Senin,
  • Kamis
  • Hari ‘Arafah
  • 10 hari pertama di bulan Zulhijjah
  • 10 malam terakhir di bulan Ramadlan

 

Ketiga, Bulan.

Adapun bulan utama dalam membaca Alquran adalah bulan Ramadlan

Lalu kapankah waktu utama dalam Mengkhatamkan Alquran?

Bagi Individu, waktu utama untuk khataman Alquran adalah diwaktu shalat (Selesai Shalat). Sedangkan jama’ah (group atau majelis) disunnahkan khataman di awal waktu malam (‘Ashar/Maghrib) atau awal waktu siang (Setelah Subuh atau waktu Dhuha). Kemudian disunnahkan pula berpuasa di saat khataman, kecuali di hari tersebut muslimin dilarang untuk berpuasa.

Mengapa khataman Alquran dan berdoa setelahnya sangat dianjurkan? Karena menurut sebagian Riwayat yang shahih, Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Rahmat Allah SWT turun disaat khataman Alquran.” Semoga Bermanfaat. (Nusantara mengaji)

Artikel Ini Diambil Dari Web Archive